-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Keluhkan Kerusakan Fasilitas Umum Pada Reses Anggota DPRD Karo, Sadarta Bukit

Senin, Februari 28, 2022 | Senin, Februari 28, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-02-28T03:24:47Z
Warga Keluhkan Kerusakan Fasilitas Umum Pada Reses Anggota DPRD Karo, Sadarta Bukit
Wakil Ketua DPRD Karo, Sadarta Bukit,SE,MSi berfoto bersama stake holder yang menghadiri masa resesnya. (Foto : Dok)

Kabanjahe | Medan88News: Warga masyarakat Kecamatan Kabanjahe sampaikan keluhan-keluhan atas kerusahan fasilitas umum yang masih ada di sekitar hidupnya, rumah tinggalnya dan fasilitas umum jalan raya, tempat pasar, lampu penerang jalan umum dan sampai saluran parit atau drainase pembuangan akhir serta parkir kendaraan bermotor. Sehingga semuanya masih memberikan pembatasan dan gangguan dalam menggapai hidup sehat, aman, tertib, tentram dan nyaman, menuju makmur dan sejahtera.

Hal ini yang masih menjadi keluhan atau aduan warga masyarakat Kecamatan Kabanjahe pada masa Reses Pertama, Anggota DPRD Karo, Sadarta Bukit,SE,MSi, pada Jumat (25/2/2022), bertempat di Kompleks Gedung Nasional, Jalan Pahlawan Kabanjahe.

Warga masyarakat Kecamatan Kabanjahe ini yang hadir menuangkan keluhan dan harapan pada fasilitas umum yang menjadi prioritas untuk perhatian anggota DPRD sebagai wakil rakyat memenuhi sarana dan prasarana umum dalam kehidupan sehari-hari, mendukung dan mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia dimulai dari pribadi dan ditengah-tengah keluarga, sesuai dengan cita-cita para pejuang bangsa untuk merdeka dari penjajah asing. Hidup mandiri dengan fasilitas umum yang memadai, baik, modern, aman dan teratur.

Warga dari Kabanjahe, memiliki lima kelurahan dan delapan desa dari arah Utara, kota Kabanjahe, perbatasan dengan kota Berastagi, dari desa Sumber mufakat, menuju desa Ketaren, desa Kaban, desa Rumah Kabanjahe, desa Samura, desa Kacaribu, Kandibata, dan desa Lau Simomo. Dan lima kelurahan yang berada di tengah kota, yakni Kelurahan Gung Leto, Gung Negeri, Kampung Dalam, Lau Cimba dan Padang Mas. Yang kesemuanya keterkaitan satu dengan yang lain dalam mendukung pembangunan bangsa yang utuh, khususnya warga masyarakat Kecamatan Kabanjahe, sebagai audiens dari Daerah Pemilihan Karo I, semua berharap pada peningkatan, pembangunan, pengadaan fasilitas umum.

Seperti yang disampaikan Firman Sebayang, Magdalena Br Sukatendel, Henny br Gultom, I Singarimbun, Alpius Pelawi, Bp Haposan Pangaribuan serta Kepling dan Kadus se
Kabanjahe, mengajukan permohonan kepada Wakil Ketua DPRD Karo, Sadarta Bukit dapat mengkomandoi dalam pelayanan fasilitas umum yang dirasa disana sini masih banyak yang perlu dibenahi di kota Kabanjahe sekitarnya, mulai dari badan jalan yang rusak dan perlu peningkatan dari jalan setapak maupun jalan baru mendukung pemukiman baru warga seiring pengembangan kota, didukung pembuatan drainase dan parit pembuangan akhir ke Lau dah, Simpang enam, Parit Jalan Rakoetta Brahmana, arah Jalan Samura ke Gang Madu dan Bersama, juga jalan lintas Samura lingk ar stadion menuju Jalan Tarbayo, terjadi rusak parah dan air hujan tergenang di badan jalan, dan merendam rumah warga.

Hal senada juga dikeluhkan warga Jalan Pahlawan atas air yang tergenang di badan jalan dan merembes ke halaman rumah warga, termasuk trotoar parit yang rusak sehingga tak dapat dimanfaatkan pejalan kaki.

Lain hal nya warga Sumbul, memohonkan perhatian Pemkab Karo untuk peningkatan jalan setapak menjadi jalan alternatif mendukung aktifitas warga sekitar dalam sosial dan usaha tani serta mendukung sektor spiritual rohani dalam kegiatan peningkatan iman percaya warga gereja di Taman Doa Ora et Labora, butuh jalan penghubung lanjutan dari Gang Gereja menuju Gang Sada Nioga tembus ke Gang Lau Rimo Sumbul. 

Tak kala, hadi perhatian serius warga Kabanjahe, melalui keplingnya, yakni penerangan lampu jalan yg minim dan rusak, tak menjadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Kabanjahe ini, yang bertahun-tahun berlaku tak menjadi perhatian serius pejabat kecamatan ini, disepanjang Jalan Rata Perangin-angin, Jalan Pala Bangun, Jalan Mariam Ginting, Jalan Kartini, Jalan Sudirman, Jalan Perwira, Jalan Selamat Ketaren dan badan jalan yang rusak parah dilalui truk tonase berat.
 
Lain lagi yang disampaikan Kasek SD Negeri 10 Kampung dalam, Rakut Br Karo, memohon perhatian pihak Dinas Lingkungan hidup untuk menutup Bak Sampah, Tempat Penampungan Sementara yang ada di Simpang Jalan Veteran Gg Milala, agar dibongkar, dan sudah berungkali disampaikan kepada unit kerja terkait, Lurah Kampung dalam dan Kepling, hanya janji tinggal janji dan lempar bola keplung dengan lurah dan dinas terkait, bukan solusi diputuskan, katena kwberadaan TPS sampah ini sudah meresahkan para anak didik, dan proses belajar mengajar pada dua sekolah tingkat dasar ini. Ditambah dengan sembrononya warga yang buang sampahnya di TPS dengan sembarangan, sehingga berserak dan mengeluarkan aroma bau tak sedap apalagi dengan kebiasaan warga membuang kotoran jamban dalam plastik dan berserakan, ujar Rakut.

Termasuk penjagaan Taman ruang terbuka kota yang ada di Depan Kantor Pertanian, diperhatikan dari para anak didik yang menjadikan ajang berpasangan pacaran pulang sekolah, juga sepanjang badan Jalan Veteran Kabanjahe yang merupakan Kaeasan Tertib Lalulintas, nyatanya dijadikan tempat parkir mobil dan kereta malah sampai mengambil trotoar untuk parkir, sampai merampas hak pejalan kaki,vyang kesemyanya menurunkan rasa hormat dan menghargai sesama elemen masyarakat, yang bila dibiarkan terus, merusak tatanan hidup ber Pancasila dalam berbangsa dan bernegara di negeri NKRI dengan ratusan agama dan aliran kepercayaan yg dianut Rakyat Indonesia yang tercinta ini, ujar audiens yang hadir.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Sadarta Bukit, menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat Kabanjahe ini, dan langsung memohon kerja sama para pihak pemerintah yang hadir dalam Masa Reses beliau diantaranya Dinas PUPR Karo, Dinas Perkim, dan Lurah, namun pihaknya merasa kewalahan menjawab aspirasi warga untuk Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidukan, Dinas Koperasi dan UMKM, Permasalahan Air Bersih, dimana mengenai hal Lampu jalan, portal jalan dan polusi tidur badan jalan, sejak perubahan struktur OPD Karo, berada dalam kewenangan Dishub Karo, ujar Depari dari PUPR, dan dari Perkim dihadiri Staf Jonkarnanta Sembiring. Acara berjalan lancar dan mendapat respon yang tinggi dari hadirin peserta reses dari berbagai daerah se Kecamatan Kabanjahe. 

Penulis: Bernard
×
Berita Terbaru Update