Medan|Medan88News : Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPW Partai NasDem Sumut mendesak Polsek Medan Helvetia segera menangkap pelaku penganiayaan secara bersama-sama yang dialami korban berinisial HW dan dua temannya. Pasalnya, identitas para pelaku sudah diketahui dengan jelas.
"Kita mendesak Polsek Medan Helvetia segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku. Sebab, para korban mengalami luka-luka yang menyebabkan mereka tidak bisa beraktivitas akibat kejadian tersebut," kata Ketua BAHU DPW Partai NasDem Sumut, Ariffani SH.
"Sudah cukup alasan maupun bukti supaya pelaku ditangkap dan disidangkan sesuai dengan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana," tambahnya.
Arif menjelaskan, sebenarnya korban HW telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Mapolsek Medan Helvetia pada Mei 2022. Namun yang sangat disayangkan sampai hari ini belum ada tindak lanjut signifikan dari aparat kepolisian. Padahal korban mengalami penganiayaan secara bersama-sama yang menyebabkan luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat 2 KUHPidana.
Selain itu, lanjut Arif, tim yang ditunjuk akan menyurati Polrestabes Medan dan Polda Sumut untuk melakukan atensi kepada Kapolsek Medan Helvetia agar tidak bermain-main dalam perkara ini. Pasalnya, BAHU menduga ada aktor intelektual di kasus penganiayaan yang terjadi. "Kita juga meminta pelaku yang menyuruh melakukan penganiayaan ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat 1 KUHPidana turut ditangkap," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPC Nasdem Kecamatan Medan Helvetia Darius Univa menambahkan, dirinya sangat menyayangkan peristiwa penyerangan yang dilakukan para pelaku kepada masyarakat Sei Sikambing C2, dan rumah kader Partai NasDem bernama Deni Syahputra. Oleh sebab itu, dia juga mendesak Polsek Medan Helvetia sesegera mungkin menyelesaikan perkara yang dilaporkan korban.
"DPC Partai Nasdem Kecamatan Medan Helvetia mengutuk keras tindakan premanisme seperti ini. Apalagi dilakukan kepada masyarakat dan rumah kader kita sendiri. Polisi harus mengusut kasus ini dengan tuntas dan menangkap pelaku yang terlibat, termasuk dalang atau otak pelaku dari penyerangan ini," katanya dengan tegas.
Penulis : Muhardi
