Medan | Medan88News: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara mengamankan satu unit kapal motor KM Cahaya Baru yang menyeludupkan ratusan karung ball press (pakaian bekas) di perairan Pulau Berhala Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (23/10/2022).
Kabid Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara Achmad Fatoni mengatakan, pengungkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait adanya penyelundupan pakaian bekas dari Malaysia menuju Kabupaten Batu Bara. "Kemudian tim gabungan (Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara) melakukan penyelidikan", ucap dia, Kamis (03/11/2022).
Masih dia, setelah dilakukan penyelidikan, Tim gabungan mencurigai satu kapal motor. "Setelah dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan 449 ball press pakaian bekas serta enam orang kru kapal", kata dia.
Kemudian, setelah dilakukan interogasi terhadap enam kru kapal tersebut mengaku kalau mereka menyeludupkan ball press pakaian bekas. "Enam orang, kita tetapkan tersangka yakni inisial B, SM, SR, NS, R dan MF", ucapnya.
Menurut dia, rencananya pakaian bekas dari Port Klang Malaysia itu akan diselundupkan ke Kabupaten Batu Bara. "Rencananya mau diantar ke Batu Bara", sebut Fatoni.
Menurut Fatoni, Importasi ball press adalah termasuk barang larangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 12 Tahun 2020. Kerugian negara atas ball press dari sisi material tidak bisa dinilai karena merupakan barang larangan.
Sedangkan dari sisi immaterial, menurutnya pakaian bekas akan sangat mengganggu pasar domestik yang merupakan pangsa pasar sebagian besar industri kecil dan menengah (IKM) dan produk tekstil serta konveksi yang berakibat akan ada beberapa IKM TPT dan konveksi yang tutup yang berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran di dalam negeri. "Dari sisi kesehatan, importasi ball press dikhawatirkan akan membawa penyakit yang dapat menular kepada pemakainya. Selain itu, importasi ball press juga akan menurunkan harga diri bangsa di tingkat internasional tentang kemampuan daya beli masyarakat Indonesia", katanya.
Menurut dia, pihaknya stakeholder Polri dan TNI terus berkomitmen untuk terus berkomitmen melakukan penegakkan hukum yang berkesinambungan.
Rel/M88N
